PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Minggu, 06 Juni 2021

PENINGKATAN KUALITAS SDM PENGELOLA TBM LENTERA KISIK PLAWANGAN

TBM Lentera Kisik

binaan PT ubjom pltu Rembang

REMBANG, 7 & 8 JUNI 2021

 

Pemateri

Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia

Trini Haryanti : Praktisi Perpustakaan (HP/WA : 081331338000)

IG / Web      : TriniHaryanti

FB                : Rumah Tumbuh Khodijah

 

Materi Peningkatan Kualitas SDM

1.    Kerangka Acuan                                                        Hal --- : 2

2.    Memahami Standarisasi Perpustakaan                       Hal --- : 5

3.    Organisasi                                                                 Hal --- : 7

4.    Ruang                                                                                  Hal --- : 8

5.    Sarana dan Prasarana                                                 Hal --- : 8

6.    Koleksi                                                                      Hal --- :10

7.    Layanan                                                                     Hal --- :13

8.    SDM                                                                          Hal --- :15

9.    Kegiatan                                                                    Hal --- :17

10. Anggaran                                                                   Hal --- :19

11. Kerjasama                                                                  Hal --- :20

12. Promosi                                                                     Hal --- :23

 

 

 

 

 

 

 

KERANGKA ACUAN

 

Goal / Tujuan Pelatihan :

·      Meningkatkan kapasitas SDM petugas Perpustakaan Lentera Kisik

·      Meningkatkan minat baca masyarakat sekitar Lentera Kisik

 

Metode Pelatihan :

Pedagogik : Proses pembelajaran bagi orang dewasa dengan membimbing dengan menggunakan cara : Diskusi, Presentasi dan Brainstorming

 

Peserta : 10 orang dari Pengurus dan Petugas Lentera Kisik

 

Waktu dan Tempat :

-       Senin dan Selasa, 7 dan 8 Juni 2021 Pukul 08.00 – 17.00

-       Aula Pertemuan Musium Plawangan Kragan

 

Pemateri : YPPI sebagai fasilitator dan pendamping

 

 

Roundown Acara

Waktu

Kegiatan

PIC

Hari I : Senin 7 Juni 2021

08.00 – 08.30

08.30 – 09.00

Registrasi

Open Ceremony

·       Pembukaan

·       Lagu Indonesia Raya

·       Doa

·       Sambutan dari PLTU

 

Panitia

09.00 – 09.30

 

09.30 – 10.00

 

10.00 – 10.30

Memahami Perpustakaan dan standarisasi

 

Brainstorming organisasi Lentera Kisik

 

Ice breaking dan coffee break

 

YPPI

10.30 – 12.00

Diskusi masalah Tata Ruang dan Sarana prasarana Lentera kisik

Inventarisir Peralatan dan Perlengkapan yang dimiliki

 

Presentasi : Mimpi Lentera Kisik (design interior dan fasilitas yang dimiliki)

 

YPPI

 

 

 

Peserta

12.00 – 13.00

Ishoma

 

Panitia

13.00 – 14.45

 

 

 

 

 

14.45 – 15.00

Koleksi

·       Standar Koleksi Perpustakaan

·       Mengenal Automasi Perpustakaan

·       Pilih Slim, INLISLite atau manual saja

·       Mengenal E-DDC

 

Ice Braking

 

YPPI

 

 

 

 

 

Peserta

15.00 – 16.30

Layanan

Brainstorming :

·       Layanan terbuka

·       Layanan tertutup

 

Mobile Library (satelit)

Jenis Layanan Lentera Kisik

Kesepakatan Layanan kepada Masyarakat

 

YPPI

 

 

 

 

 

 

Peserta

16.30 – 17.00

Overview Materi

Summary

 

Peserta

Hari II : Selasa 8 Juni 2021

08.00 – 08.30

08.30 – 09.00

Registrasi

Overview Hari I

·       Organisasi

·       Ruang dan Sarpras

·       Koleksi

·       Layanan

 

Panitia

YPPI

09.00 – 09.30

 

09.30 – 10.00

 

10.00 – 10.30

SDM : membuat Job Dest

 

Kegiatan Perpustakaan

 

Ice breaking dan coffee break

 

YPPI

 

 

 

Peserta

10.30 – 12.00

Diskusi dan Presentasi :

Membuat Perencanaan Kegiatan

Diskusi : Anggaran

 

Presentasi : Kegiatan dan Anggaran

 

YPPI

 

 

 

Peserta

12.00 – 13.00

Ishoma

 

Panitia

13.00 – 14.45

 

 

 

 

 

 

14.45 – 15.00

Kerjasama

·       Sekolah

·       Pemerintah

·       Masyarakat

·       Swasta

·       Mengenal Stake Holder

 

Ice Braking

 

YPPI

 

 

 

 

 

 

Peserta

15.00 – 16.30

Promosi

Brainstorming :

 

 

YPPI

16.30 – 17.00

Closing Ceremony

-       Pesan dan Kesan

-       Rencana Tindak Lanjut Pasca Pelatihan

-       Penutup : PLTU

 

Panitia

 

 


 

MEMAHAMI STANDARISASI PERPUSTAKAAN

Jenis perpustakaan, menurut UU no 43 tahun 2007 ada 5 jenis, yaitu Perpustakaan nasional, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, perpustakaan umum dan perpustakaan khusus.

 

Lentera Kisik masuk dalam perpustakaan umum, karena melayani umum, dan kolekinya juga sifatnya umum. Kepemilikannya komunitas maka bisa disebut juga sebagai Perpustakaan Komunitas. Karena sifatnya masih kecil dengan koleksinya sekitar 1.000 sd 2.000 bisa nya secara umum disebut juga TBM (Taman Bacaan Masyarakat).

 

Penyebutan nama atau istilah bagi Lentera Kisik tidak mempengaruhi interprestasi masyarakat kecuali yang diharapkan adalah layanan yang baik dan memenuhi harapan masyarakat. Yang perlu di perhatikan adalah standarisasi yang merupakan komponen dasar sudah terpenuhi atau belum.

 

Standarisasi Perpustakaan sbb : (terlampir)

Standar

Bobot

1.     Kelembagaan / Organisasi

6

2.     Gedung atau Ruang

8

3.     Perabotan dan Perlengkapan

8

4.     Tenaga Pengelola / SDM

10

5.     Koleksi

18

6.     Layanan

20

7.     Anggara

10

8.     Kerjasama / Kemitraan

6

9.     Promosi

7

10.  Kegiatan

7

TOTAL NILAI

100

 

Standarisasi ini di telaah secara perlahan dan detail apa yang ada di Lentera Kisik, dan kedepan akan dibuat seperti apa, akan di bahasa dalam Pelatihan Peningkatan SDM Pengelola Perpustakaan Lentera Kisik selama 2 hari yaitu tanggal 7 dan 8 juni 2021.

 

Dilakukan diskusi seputar pemahaman Perpustakaan, TBM, serta komponen yang menyertai , apa yang ada di Lentera Kisik. Di bahas detail, supaya nanti akan terlihat Sebelum dan sesuadahnya sebagai bentuk Rencana Tindak Lanjut Pasca Pelatihan.

 Peserta diminta menyebutkan secara rinci tentang Lentera Kisik sesuai standart dan dituliskan di kertas untuk di tempel.

 

Hasil dari diskusi adalah sbb :

Standar

Ada

Tidak

Keterangan

1.     Kelembagaan / Organisasi

 

 

Struktur Organisasi

2.     Gedung atau Ruang

 

 

Ukuran :

3.     Perabotan dan Perlengkapan

 

 

Disebutkan secara rinci

4.     Tenaga Pengelola / SDM

 

 

Nama dan job dest

5.     Koleksi

 

 

Jumlah dan Kelas

6.     Layanan

 

 

Jam dan Hari layanan

7.     Anggaran

 

 

Jumlah

8.     Kerjasama / Kemitraan

 

 

Menyebutkan kemitraan

9.     Promosi

 

 

Bukti dari Promosi yang sdh dilakukan

10.  Kegiatan

 

 

Disusun table kegiatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I.               ORGANISASI

 

Struktur Organisasi yang sudah dibuat apakah sudah berjalan sesuai kesepakatan dan sudah berjalan sesuai fungsi masing masing. Peserta diminta merinci alasan dan solusi penyelesaiannya.

 

NO

Standarisasi dan Pembahasan

1.

Pendiri Perpustakaan : Didirikan oleh individu sebagai penggerak atau didirikan atas dasar kewajiban Pemerintah (UU. PP, atau SK), atau didirikan atas dasar SK Kepala Desa atau inisiatif  Kelompok

2.

Dasar hukum pendirian perpustakaan : Ada Sk Ketetapan mulai dari tingkat Organisasi terkecil sampai dukungan Pemerintah Kabupaten. Bentuk Surat Keputusan seperti apa, bagaimana, dikeluarkan untuk jangka waktu berapa lama.

3.

Struktur Organisasi : Bentuk Organisasi, jumlah pengurus, peran dan tugas , SK Pengangkatan, Job deskripsi.

4.

Program kerja perpustakaan : disusun secara bersama sehingga tugas dan fungsi masing masing pengurus, pengelola dan petugas perpustakaan sesuai dengan goal yang akan di capai.

5.

Laporan  kegiatan perpustakaan  : bentuk laporannya,  kapan laporan harus dibuat, tujuan pelaporan untuk apa, di serahkan ke siapa saja, memahami laporan harus dibuat. 

 


 

 

II.             TATA RUANG, SARANA DAN PRASARANA

 

Gedung atau Ruang adalah komponen utama keberadaan sebuah perpustakaan, bagaimana ruang perpustakaan yang ideal dan apa saja yang harus ada di dalamnya. Berikut ini pembahasan

NO

Standarisasi dan Pembahasan

1.

Luas gedung/ruang perpustakaan : harus dibandingkan dengan jumlah penduduk, jangkauan layanan, kemampuan finacial, fungsi ruang, luas yang ideal, kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan interior yang menarik.

2.

Luas tanah lokasi bangunan perpustakaan :  perawatan, operasional,  fungsi,  tata kelola. Memungkinkan untuk fundrising

3.

Kepemilikan gedung perpustakaan : bukti kepemilikan, status kepemilikan

4.

Fasilitas untuk kebutuhan khusus : perlu atau tidak dibuat, mengapa harus ada, bagaimana pengadaan dan pengelolaannya

5.

Lokasi perpustakaan : strategis atau tidak, rambu penunjuk lokasi,

6.

Elemen ruangan

b. Area Sirkulasi dan Layanan Referensi

a. Area Koleksi

c. Area membaca  didalam

d. Area membaca diluar

e. Area lain

7.

Kapasitas ruang koleksi : rak buku, dan luasan ruang harus seimbang

8.

Daya tampung ruang baca : meja kursi, atau lesehan, atau outdoor

9.

Pemenuhan Unsur 6 K

-   Kebersihan & Kerapihan

-   Kesegaran & Keindahan

-   Ketenangan dan kenyamanan

-   Keamanan

10.

Kondisi dan arsitektur gedung dan ruang : keunikan, unsur budaya, unsur kearifan lokal, unsur lingkungan

 

 

NO

Standarisasi dan Pembahasan

Ada/tidak

1.

Rak buku :

 

2.

Rak majalah :

 

3.

Rak  Surat Kabar :

 

4.

Rak Buku Referensi :

 

5

Rak Display Buku Baru :

 

6.

Meja baca :

 

7.

Meja kerja :

 

8.

Meja sirkulasi ( layananan peminjaman dan pengembalian bahan Pustaka)

 

9.

Kursi baca

 

10.

Kursi kerja

 

11.

Laci katalog dan katalognya

 

12.

Perangkat komputer & Printer

 

13.

Papan Pengumuman

 

14.

Jaringan Internet

 

15.

Almari/Filling (lemari penyimpanan berkas)

 

16.

Tempat Penitipan Tas

 

17.

Air Conditioner (AC)/Alat penyejuk ruangan

 

18.

Televisi

 

19.

DVD Player

 

20.

Lainnya, sebutkan .......

 

 


 

III.           KOLEKSI

Koleksi perpustakaan yang lengkap adalah keharusan, pengertian lengkap adalah memenuhi kreteria kelas yaitu 000 – 900 sesuai DDC (Decimal Deway Clasification). Walaupun masing masing kelas memiliki porsi jumlah yang akan disesuaikan dengan peminat baca dari pihak pengguna. Termasuk koleksi terbitan lokal dan muatan lokal, berbagai disiplin ilmu, koleksi buku, non buku dan koleksi untuk difable. Jumlah koleksi Perpustakaan umum sebanyak banyaknya sesuai kebutuhan penggunanya.

 

PENGEMBANGAN KOLEKSI

1.       Pengembangan koleksi minimal tiga tahun : harus dianggarkan secara rutin tahunan.

2.       Penambahan koleksi sebesar 5% dari jumlah buku yang ada.

3.       Pengembangan koleksi mencakup : seleksi, pengadaan, pengolahan, penyiangan, pelestarian (deposit)

4.       Pengembangan koleksi disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

 

CARA PENGEMBANGAN KOLEKSI

1.       Kebijakan pengembangan dengan mengalokasikan anggaran

2.       Mendapatkan hibah buku dari pihak lain atau stake holder yang terkait

3.       Mencari donatur untuk pembelian buku ataupun mendapatkan buku secara berkala

4.       Melakukan silang layan dan perpustakaan sejenis dengan komitment yang terus menerus

 

NO

Standarisasi dan Pembahasan

Ada/tidak

1.

Jumlah koleksi yang dimiliki

 

2.

Jumlah koleksi buku 

 

3.

Jumlah Serial

a.   majalah yang dilanggan

 

 

Jumlah Serial

b. surat kabar yang dilanggan

 

4.

Jumlah koleksi non buku (mainan, alat peraga, dan lainnya)

 

5.

Koleksi Khusus

 

6.

Koleksi audio visual

 

7.

Koleksi Audio Book/e-book

 

8.

Koleksi referensi yang dimiliki

 

9.

Penambahan koleksi/tahun

 

10.

Kegiatan pengolahan bahan pustaka

 

11.

Sarana akses katalog

 

12.

Sumber koleksi

 

13.

Kondisi fisik dan relevansi koleksi

 

 

 

 

 

 


 

 

IV.           LAYANAN

 

Layanan disebut sebagai garis depan (front) perpustakaan, memegang peran penting dalam melayani masyarakat. Petugas layanan yang ramah, memahami dan mengerti koleksi kebutuhan pemustaka. Pemustaka itu bisa terdiri dari perorangan, kelompok atau institusi. Semua harus dilayani dengan baik. Pemustaka tidak saja meminjam buku, tapi bisa saja kerana keperluan studi banding, penelitian, atau apa saja sesuai kebutuhan masing masing. Perpustakaan itu terus berkembang sesuai jaman dan kebutuhan pemustaka. Sehingga layanan harus menyesuaikan hal tersebut.

 

Kata Kunci dari layanan adalah : kepuasan pelanggan (service satisfiction)

 

JAM LAYANAN

-       Layanan dibuka sesuai kebutuhan masyarakat yang dilayani

-       Layanan idealnya 24 jam karena merupakan publik service

-       Layanan disesuaikan dengan aturan dan kebijakan masing masing institusi yang menaungi.

-       Layanan standarnya minimal 6 – 10 jam

 

JENIS DAN MODEL LAYANAN

Layanan terbuka

layanan dimana pemustaka bebas memilih sendiri buku yang akan di baca/dipinjam. Perpustakaan harus menyediakan loker atau penitipan tas.

Layanan tertutup

petugas melayani untuk pengambilan buku yang dipilih/dibaca/dipinjam pemustaka.

Jenis Layanan

Referensi, sirkulasi, penelusuran informasi, membaca ditempat, bimbingan pemustaka

 

NO

Standarisasi dan Pembahasan

1.

Jam buka perpustakaan : hari dan jam (lamanya

2.

Sistem peminjaman : terbuka / tertutup

3.

Jumlah buku yang dipinjam per bulan

4.

Jumlah peminjam buku  (dengan basis jumlah anggota perpustakaan minimal 50 orang) 

5.

Jumlah rata-rata peminjam per hari

6.

Jumlah rata-rata pengunjung per hari

7.

Jumlah anggota perpustakaan (dengan basis jumlah anggota perpustakaan minimal 50 orang)

8.

Statistik perpustakaan yang dimiliki

9.

Jenis layanan yang ada di perpustakaan

a. Layanan didalam (Indoor Service)

 

 

Jenis layanan yang ada di perpustakaan

b.  Layanan keluar (Outdoor Service)

10.

Membuat brosur perpustakaan atau media promosi

 


 

V.             TENAGA PENGELOLA / SDM

Kenapa SDM penting ? karena semua pengoperasionalan perpustakaan dilakukan oleh SDM, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengembangan, promosi dan masih banyak hal yang harus benar benar dilakukan dan semua itu tergantung dengan kwalitas SDM.

NO

Standarisasi dan Pembahasan

1.

Jumlah tenaga pengelola perpustakaan keseluruhan  : Harus berimbang dengan jumlah buku, waktu layanan yang tersedia, kegiatan, jumlah pengguna dan anggaran untuk operasional

2.

Pendidikan terakhir petugas perpustakaan : akan mempengaruhi proses pengembangan, kemitraan dan tata aturan yang berlaku.

3.

Status tenaga perpustakaan  : disertai bukti SK pengangkatan, masalah keberlangsungan layanan, komitment dan keberlanjutan perpustakaan

4.

Kualifikasi kepala perpustakaan : membahas strategi pengelolaan, pengembangan dan sumber dana yang akan diperoleh

 

PETUGAS  LAYANAN (SDM)

1.   Petugas perpustakaan idealnya minimal adalah 1 orang pustakawan dan 2 orang tenaga tehnis

2.   Petugas perpustakaan idealnya 1 orang per 25.000 penduduk untuk tingkat provinsi dan 1  orang untuk 5.000 penduduk untuk tingkat kabupaten.

3.   Petugas perpustakaan pendidikan minimal SLTA, Diploma, Sarjana perpustakaan untuk tingkat kecamatan, kabupaten dan Provinsi.

 

KARAKTER PETUGAS LAYANAN

4.   Menarik, cantik atau tampan, ramah, selalu rapi

5.   Memahami koleksi dan klasifikasi untuk memudahkan penelusuran

6.   Memahami karakter (Behavior) pemustaka

7.   Responsif terhadap pengunjung dan kondisi ruang perpustakaan

8.   Melakukan promosi dan marketing perpustakaan

 

YANG HARUS DISIAPKAN SEBAGAI PELENGKAP LAYANAN

9.   Kerapian dan kebersihan ruang

10.           Kenyamanan buat pengunjung

11.           Penataan buku yang mudah dilakukan penelusurannya

12.           Fasilitas yang memadai termasuk toilet, ruang ibadah, parkir, kantin dll.

 

PETUGAS LAYANAN  YANG PALING DISUKAI

-       Ramah                                                        -  Rapi

-       Pandai                                                        -  Cerdas

-       Pengetahuan dan wawasan luas                 -  Suka menolong

-       Kreatif                                                        -  cantik/tampan

-       Responsif                                                   -  Humoris

-       Memahami koleksi (mengusai)                   -  Melayani dengan hati

-       Melayani dengan cepat                              -  Melayani dengan keiklasan

-       Mudah mengenali nama pemustaka           -  Menawarkan buku yang disukai pemustaka

-       Memahami perilaku dan kesukaan pemustaka---- dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VI.           KEGIATAN

 

 

Standarisasi dan Pembahasan

1.

Kegiatan perpustakaan yang bermanfaat bagi masyarakat: khususnya dalam pembinaan gemar membaca, ekonomi masyarakat. Dan sejauh mana kepedulian Pemerintah Daerah/ Walikota, Bupati, Bupati, Camat, Lurah terhadap pengembangan perpustakaan desa dengan testimoni dari pengambil kebijakan tersebut

2.

Kegiatan perpustakaan yang bermanfaat bagi masyarakat: khususnya layanan unggulan/prima

 

BAGAIMANA SUPAYA PERPUSTAKAAN RAMAI DIKUNJUNGI PEMUSTAKA

Semua bentuk layanan akan dikendalaikan oleh sumber daya manusia yang ditunjang oleh banyak hal, seperti kesejahteraan yang diperolehnya, kebijakan yang menaungi pekerjaannya, lingkungan yang kondusif, passion, profesi yang prestisius atau yang  diminati.  Jika semua hal sudah memenui persyaratannya maka menjadi mudah untuk melakukan apa saja yang menjadi tujuan dan harapan banyak orang. Dalam perpustakaan yang diharapkan adalah peran dan manfaat perpustakaan  yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

 

Akan muncul kreatifitas secara maksimal jika petugas perpustakaan bekerja dengan menyenangkan, kreatifitas itu yang akan mempengaruhi layanan yang menyenangkan bagi pengunjung/pemustaka. Kreatifitas akan menciptakan banyak hal yang bisa membawa perubahan bagi perpustakaan. Melalui kreatifitas tercipta banyak hal untuk bisa menyenangkan bagi pemustaka. Jadi salah satu untuk meramaikan perpustakaan adalah dengan kreatifitas yang teraktualisasi dengan berbagai kegiatan yang bisa membuat pemustaka senang.

 

Kreatifitas itu wujudnya bermacam macam, ada yang terlihat hasilnya dengan kasad mata, terlihat apa yang dikerjakan, tapi juga ada yang tiddak terlihat, contohnya adalah gagasan yang bisa saja dilakukan orang lain , atau bermanfaat untuk orang lain. Kreatifitas akan mampu menyelesaikan berbagai persoalan atau memunculkan banyak pekerjaan yang sifatnya bisa fleksible dan menyenangkan bagi pemustaka karena bisa memenuhi kebutuhan pemustaka.

 

 

MENGENALI KEBUTUHAN PEMUSTAKA

1.       Kebutuhan akan koleksi

2.       Kebutuhan berbagai macam aktivitas

3.       Kebutuhan akan penelusuran informasi dan pengetahuan

4.       Kebutuhan akan implementasi apa yang di baca

5.       Kebutuhan menuliskan / publikasi diri dan kemampuannya

6.       Kebutuhan berinteraksi kepada sesama pemustaka atau membentuk komunitas

7.       Kebutuhan akan peningkatan kapasitas diri dan mengembangkan untuk bisa mengubah taraf hidup yang lebih baik

8.       Kebutuhan akan peningkatan prestasi dan penyaluran hoby

9.       Kebutuhan akan hiburan yang  mudah, murah dan menyenangkan

10.    Kebutuhan akan interaksi sosial (sosialitas yang diakui)

11.    Dll

 

Keseluruhan kebutuhan tersebut menjadi peluang bagi perpustakaan untuk memenuhinya dengan berbagai kreatifitas dan layanan yang dilengkapi fasilitas yang memadai. Sehingga petugas perpustakaan dituntut kemampuannya untuk jeli menangkap peluang, untuk mampu memenuhi kebutuhan pemustaka. Jika sudah bisa dilaksanakan dengan baik, maka perpustakaan akan terus ramai dikunjungi masyarakat. Dan akan membawa dampak populer bagi petugasnya. 

 

 Merancang dan Menyusun Program Kegiatan selama satu Tahun

No

Kegiatan

PIC

Waktu

Anggaran

Penerima Manfaat

Ket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta mempresentasikan hasil penyusunan Program Kegiatan berdasarkan kemampuan dan kebutuhan masyarakat

 

 

 

 

 

VII.        ANGGARAN

Sangat bergantung pada kebutuhan operasional dan kegiatan yang akan dijalankan, bisa jadi disusunnya dengan cara merancang Pengeluaran, kemudian anggarannya di upayakan sampai dapat, atau sebaliknya, memperkirakan anggaran yang ada baru kegiatan dan operasionalnya disesuaikan dengan besarnya anggaran yang dimiliki

 

NO

     Standarisasi dan Pembahasan

1.

Penyediaan anggaran perpustakaan :

2.

Sumber anggaran : dari Pemerintah, kemitraan atau fundrising

3.

Memiliki unit usaha sebagai sumber dana : bagaimana pengelolaannya

4.

Jumlah Anggaran per tahun : alokasi dan korelasinya dgn peningkatan minat baca

5.

Alokasi penggunaan anggaran (prosentase) : terkait kegiatan dan operasional

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VIII.      KEMITRAAN

 

Lentera Kisik jika sudah memanfaatkan media on line, untuk media promosi dan up date segala kegiatan maka akan mudah mencari jejak digitalnya. Penting sekali hal tersebut untuk menjalin kemitraan dengan siapapun.

 

Publik relation atau relationship itu di lakukan bisa dengan cara on line maupun pertemuan pertemuan. Semua harus dilakukan dengan hati yang tulus dan niat untuk berbagai. Bukan ego dan menonjolkan diri, tapi menjalin kebersamaan dan saling memberi. Maka semua kembali pada niatan membangun Perpustakaan dilatar belakangi (motivasinya) apa ?.

 

Yang menjadi dasar Kemitraan (Relationship) adalah perilaku (attitude) : kepandaian (seni) bagaimana menjalin kemitraan untuk banyak hal yang bermanfaat, simbiosis mutualismeManfaat kemitraan adalah :

  1. Mendapatkan informasi tentang berbagai hal
  2. Transfer pengetahuan karena saling membutuhkan
  3. Mendapatkan bantuan material untuk TBM (Silang Layan) atau sponsorship
  4. Sosialita untuk mengembangkan kapasitas diri

 

Cara Menjalin Kemitraan

  1. Pendekatan personal : kenal dan berinteraksi secara langsung dengan pendekatan pribadi
  2. Pendekatan profesi : kenal karena sesama TBM atau memiliki profesi yang sama
  3. Pendekatan sosial : pendekatan yang linier karena bergerak dalam bidang sosial atau pendekatan sosial dengan profesi yang berbeda.

 

Upaya yang harus ditempuh adalah :

1.       Saling mengenal : ada beberapa daftar nama perusahaan disertai laba bersih terlampir di bawah ini yang bisa dijadikan rujukan. Mengenal kebijakannya, mengenal program kerjanya, mengenal personil yang handle CSR nya, mengenal alamatnya dsb nya.

2.       Saling mendekat dan memahami : perkenalan, pertemuan, loby dan paparan konsep sehingga saling memahami yang kemudian berlanjut saling tertarik untuk bekerjasama

3.       Saling bekerjasama : setelah ada kontrak kerja atau MOU, maka implementasi program dengan capaian yang jelas dan terukur dilakukan dengan totalitas dan penuh tanggung jawab.

4.       Mewujudkan tanggung jawab bersama mencapai tujuan : memberikan laporan pertanggung jawaban sesuai kesepakatan yang ditandatangani bersama

“Bagaimana mengenal mereka ? cari tahu dengan jarimu”.

Persyaratan untuk memperolah CSR :

1.       Memiliki konsep yang jelas, terukur dan dapat dipertanggung jawabkan

2.       Lembaga memiliki kelengkapan legalitas yang jelas, akte notaris, NPWP, Domisili, Rekening

3.       Personal Garansi yang cukup dikenal atau memiliki track record yang baik

4.       Area program ada di ring I tempat partnert / sponsor berada

5.       Memiliki jangka waktu kerjasama yang jelas

6.       Memiliki pengalaman melakukan hal yang sama dengan sukses

7.       Memiliki sumberdaya yang cukup untuk pelaksaan kegiatannya

8.       Penerima manfaat adalah masyarakat di ring I

9.       Anggaran yang dibuat realistis dan dapat dipertanggung jawabkan

10.    Program sesuai dengan pilar CSR (Kebijakan perusahaan)

 

Harus pandai melihat peluang dan memanfaatkan pertemanan dengan baik, harus di dasari ketulusan dan memang untuk sosial. Kemitraan itu saling menguntungkan, bukan sebelah pihak tapi kedua belah pihak mendapatkan value dari apa yg akan dan telah dilakukan. Harus pandai membuat konsep dengan indikator keberhasilan yang akan dilakukan untuk bisa dijadikan bahan yang bisa “DIUAL” untuk menjalin kemitraan. Tanpa konsep yang jelas orang akan bertanya “apa yg sudah diperbuat dan akan diperbuat”. Mencoba mengkonsep Perpustakaan dengan baik dan terukur.

 

Jangan pernah bosan bersilaturahmi, jangan pernah melupakan teman dan kenalan, saling membantu dan saling mengingatkan. Saling menasehati tapi tidak menggurui, saling memperluas jaringan dengan tidak melupakan yang sudah ada.

NO

     Standarisasi dan Pembahasan

1.

Melaksanakan kerjasama pengembangan perpustakaan : dengan siapa saja, dalam bentuk apa dan bagaimana kerjasamanya

2.

Bentuk kerjasama : bukti MOU atau Nota Kesepahaman, atau instruksi kerja

 

Peserta Mempraktekkan loby untuk menjalin kemitraan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IX.           PROMOSI

Promosi memiliki seribu cara untuk melakukannya, sangat mudah dan murah, kalau tidak dilakukan maka banyak hal akan hilang. Perpustakaan harus melakukan promosi, layanan tidak sekedar ketersediaan buku, tapi kemudahan akses baca, kemudahan mendapatkan informasi. Perpustakaan sangat bersaing dengan media social itu sendiri, banyak cara dan banyak pilihan untuk Promosi.

 

1.

Perpustakaan memiliki program promosi : rutin, berkelanjutan dan berbobot atas konten yang di publikasikan

2.

Jenis promosi yang pernah dilaksanakan perpustakaan : bukti dan jejak digital mudah dilacak

3

Media Promosi yang digunakan : berbagai macam bentuk yang tersedia, mengikuti alur yang sedang trend

 

Peserta membuat Kliping Media yang memuat berita tentang Lentera Kisik

Contoh terlampir

 

 

 

 

 

 

 

Bibliografi

1.       http://library.um.ac.id/images/gbjps/art01dar.pdf

2.       http://www.pondokpesantren.net/ponpren/index.php?option=com_content&task=view&id=32

3.       https://www.youtube.com/watch?v=-f7Tfn9E7d0

4.       https://www.youtube.com/watch?v=cvwp_yuRBxY

5.       https://www.youtube.com/watch?v=XTPTgY4lW0k

6.       https://www.youtube.com/watch?v=4vNlnGuAbsU

7.       http://resensibukukuj.blogspot.com/2011/08/daftar-website-penerbit-buku-ternama.html

8.       Standar Nasional Perpustakaan, penerbit Perpustakaan Nasional RI 2011

9.       http://djokoprasety.blogspot.com/2012/07/kualitas-pelayanan-perpustakaan.html

10.    cara mudah install eddc : https://pustakawanjogja.blogspot.com/2015/10/cara-mudah-download-dan-install-e-ddc.html

11.    https://inlislite.perpusnas.go.id/download/usermanual/penggunaan/PanduanPraktisPengohanBahanPustakaINLISLite3.pdf

12.    https://successbefore30.co.id/apa-saja-perbedaan-antara-visi-misi-dan-goal/

13.      https://mediaindonesia.com/humaniora/327691/lentera-kisik-plawangan-cahaya-di-kampung-nelayan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar