PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Kamis, 23 Maret 2017

PROGRAM SOSIAL BANK INDONESIA : >>INDONESIA CERDAS<<
BANK INDONESIA CORNER
Bank Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia mengembangkan Program BI Corner se Indonesia, melalui Kantor Perwakilan Wilayah BI di 45 kota. Program tersebut menjadi bagian dari PSBI (Program Sosial Bank Indosia)  dengan nama Program INDONESIA CERDAS yaitu memberikan Corner kepada universitas , Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan sekolah. Target capaiannya adalah 1.000 Corner sampai tahun 2020 yang akan datang. Sampai saat ini sudah tercapai 256 Corner, dan 65 diantaranya berada di Jabodetabek. YPPI dipercaya membangun Corner di Jabodetabek.
 
Fasiltas BI Corner adalah rak buku, karpet, buku sebanyak  250 eksemplar, Computer 1 unit, TV 1 unit, sofa baca, meja informasi dengan kusi 1 set, lampu baca, tanaman hias, . Seperti nampak dalam Gambar. Dan pengembangan berikutnya adalah penambahan koleksi, Seminar, Kuliah Tamu dan hal lainnya yang di usulkan kepada Bank Indonesia melalui YPPI.

Bagaimana cara mendapatkan BI Corner ?
YPPI mengumpulkan data dan melakukan assessment sebelum BI Corner di bangun. Assessment tersebut untuk melihat perpustakaan Universitas calon penerima hibah apakah memenuhi persyaratan sebagai penerima hibah atau tidak. Persyaratan tersebut meliputi :
1.        Kondisi fisik ruang atau gedung perpustakaan
2.        Ketersediaan ruang untuk Corner dengan ukuran 3x4 meter
3.        Komitment dari pihat rektorat termasuk dalam memenuhi persyaratan administrasi
4.        Melengkapi Administrasi yang terdiri dari :
a.          Form 1           : Profile perpustakaan
b.         Form 2           : kelayakan yang akan di isi oleh pihak BI
c.          Form 3           : Surat Pernyataan kesanggupan menerima hibah Corner yang ditandatangani Rektor
d.         Form 4           : Serah Terima Bantuan (Berita Acara) yang dditanda tangani Kepala Perpustakaan
e.          Perjanjian Kerjasama di tandatangani Rektor dan Direktur PSBI dan Hubungan Stakeholder


Tidak ada komentar:

Posting Komentar