PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Senin, 13 April 2015

BINTEK PERPUSTAKAAN PONPES, SEKOLAH, MASYARAKAT STRATEGI BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KOLEKSI DAN LAYANAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN SUMENEP, 15 APRIL 2015

Bicara jenis perpustakaan, maka ada 5 menurut UU no 43 tahun 2007, yaitu Perpustakaan nasional, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, perpustakaan umum dan perpustakaan khusus.

Yang mengikuti Bintek Perpustakaan di Sumenep kali ini ada 3 jenis, yaitu Perpustakaan ponpes sebagai Perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah, dan Perpustakaan masyarakat atau disebut Perpustakaan umum.

Yang membedakan ketiga jenis perpustakaan tersebut adalah jenis koleksinya, dan pengguna. Bicara layanan ada dua macam yaitu layanan terbuka dan tertutup bisa berlaku di semua jenis perpustakaan tapi umumnya perpustakaan yang menggunakan perpustakaan tertutup adalah perpustaakaan yang koleksinya ribuan, ratusan ribu, dan jutaan. Masyarakat lebih menyukai layanan terbuka.

Bicara Pengembangan Perpustakaan di 3 jenis perpustakaan yang berbeda maka ada hal yang harus menjadi titik temu, yaitu fokus ke Koleksi dan Layanan. Karena menurut buku Pedoman Standarisasi Perpustakaan ada 9 kreteria (versi Pemerintah dan versi YPPI), yaitu :
Pemerintah
YPPI
1        Layanan
2        Kerjasama
3        Koleksi
4        Pengorganisasian
5        Sumber daya manusia
6        Gedung, ruang, sarana , prasarana
7        Anggaran
8        Manajemen perpustakaan
9        Perawatan Koleksi
  1. Lokasi
  2. Gedung, ruang
  3. Sarana , prasarana, fasilitas
  4. Koleksi
  5. Layanan
  6. Kerjasama (networking)
  7. Kegiatan
  8. Kebijakan
  9. Anggaran
Menelaah masalah bagaimana mengembangkan perpustakaan seharusnya ke sembilan hal tersebut harus di kaji satu persatu satu sehingga sesuai kreteria yang berlaku. Jika diulas satu persatu maka butuh waktu lama, untuk menyesuaikan dengan materi sebelumnya maka dua point saja yang menjadi skala prioritas pembahasan yaitu Koleksi dan Layanan.

KOLEKSI
KOLEKSI PERPUSTAKAAN UMUM
Koleksi perpustakaan yang lengkap adalah keharusan, pengertian lengkap adalah memenuhi kreteria kelas yaitu 000 – 900 sesuai DDC (Decimal Deway Clasification). Walaupun masing masing kelas memiliki porsi jumlah yang akan disesuaikan dengan peminat baca dari pihak pengguna. Termasuk koleksi terbitan lokal dan muatan lokal, berbagai disiplin ilmu, koleksi buku, non buku dan koleksi untuk difable. Jumlah koleksi Perpustakaan umum sebanyak banyaknya sesuai kebutuhan penggunanya.

Koleksi Perpustakaan khusus
Hanya koleksi dengan kelas tertentu tergantung kekhususannya. Namun tentu disarankan sebagai perpustakaan yang baik jika klasifikasinya lengkap dengan porsi yang kecil untuk klas yang bukan menjadi kekhususan. Jumlah Koleksi untuk perpustakaan khusus adalah selengkap lengkapnya tentang kekhususannya tersebut. Jumlah koleksi khusus sesuai standard adalah 60% dari jumlah keseluruhan koleksi yang tersedia.

Kata Kuncinya adalah Perpustakaan sebagai Agen Perubahan

Perpustakaan sekolah
koleksinya sesuai materi pelajaran, buku pegangan guru, buku penunjang pelajaran dan koleksinya edutainment. Kata kuncinya adalah Perpustakaan sebagai Sumber Belajar. Perpustakaan berfungsi sebagai peningkatan kemampuan dan kecakapan bagi siswa dan guru. Perpustakaan sebagai tempat rekreasi juga sangat tepat ketika siswa jenuh dengan bahan bacaan pelajaran. Siswa butuh refresing dengan membaca buku fiksi yang akan mengasah imajinasi anak. Perpustakaan bisa dimanfaatkan sebagai tempat “persinggahan” yang nyaman, tentu ruang juga harus yang homy. Petugas yang ramah dan menarik tentu sangat berpengaruh. Fokus pada pengembangan koleksi maka perpustakaan sekolah koleksinya harus mencukupi jumlah kebutuhan siswa dna guru.

PENGEMBANGAN KOLEKSI
1.        Pengembangan koleksi minimal tiga tahun : harus dianggarkan secara rutin tahunan.
2.        Penambahan koleksi sebesar 5% dari jumlah buku yang ada.
3.        Pengembangan koleksi mencakup : seleksi, pengadaan, pengolahan, penyiangan, pelestarian (deposit)
4.        Pengembangan koleksi disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

CARA PENGEMBANGAN KOLEKSI
·           Kebijakan pengembangan dengan mengalokasikan anggaran
·           Mendapatkan hibah buku dari pihak lain atau stake holder yang terkait
·           Mencari donatur untuk pembelian buku ataupun mendapatkan buku secara berkala
·           Melakukan silang layan dan perpustakaan sejenis dengan komitment yang terus menerus

LAYANAN

Layanan disebut sebagai garis depan (front) perpustakaan, memegang peran penting dalam melayani masyarakat. Petugas layanan yang ramah, memahami dan mengerti koleksi kebutuhan pemustaka. Pemustaka itu bisa terdiri dari perorangan, kelompok atau institusi. Semua harus dilayani dengan baik. Pemustaka tidak saja meminjam buku, tapi bisa saja kerana keperluan studi banding, penelitian, atau apa saja sesuai kebutuhan masing masing. Perpustakaan itu terus berkembang sesuai jaman dan kebutuhan pemustaka. Sehingga layanan harus menyesuaikan hal tersebut.

Kata Kunci dari layanan adalah : kepuasan pelanggan (service satisfiction)

JAM LAYANAN
-       Layanan dibuka sesuai kebutuhan masyarakat yang dilayani
-       Layanan idelanya 24 jam karena merupakan publik service
-       Layanan disesuaikan dengan aturan dan kebijakan masing masing institusi yang menaungi.
-       Layanan standarnya minimal 6 – 10 jam

JENIS DAN MODEL LAYANAN
Layanan terbuka
layanan dimana pemustaka bebas memilih sendiri buku yang akan di baca/dipinjam. Perpustakaan harus menyediakan loker atau penitipan tas.
Layanan tertutup
petugas melayani untuk pengambilan buku yang dipilih/dibaca/dipinjam pemustaka.
Jenis Layanan
Referensi, sirkulasi, penelusuran informasi, membaca ditempat, bimbingan pemustaka

PETUGAS  LAYANAN (SDM)
-            Petugas perpustakaan idealnya minimal adalah 1 orang pustakawan dan 2 orang tenaga tehnis
-            Petugas perpustakaan idealnya 1 orang per 25.000 penduduk untuk tingkat provinsi dan 1  orang untuk 5.000 penduduk untuk tingkat kabupaten.
-            Petugas perpustakaan pendidikan minimal SLTA, Diploma, Sarjana perpustakaan untuk tingkat kecamatan, kabupaten dan Provinsi.

KARAKTER PETUGAS LAYANAN
-            Menarik, cantik atau tampan, ramah, selalu rapi
-            Memahami koleksi dan klasifikasi untuk memudahkan penelusuran
-            Memahami karakter (Behavior) pemustaka
-            Responsif terhadap pengunjung dan kondisi ruang perpustakaan
-            Melakukan promosi dan marketing perpustakaan

YANG HARUS DISIAPKAN SEBAGAI PELENGKAP LAYANAN
-            Kerapian dan kebersihan ruang
-            Kenyamanan buat pengunjung
-            Penataan buku yang mudah dilakukan penelusurannya
-            Fasilitas yang memadai termasuk toilet, ruang ibadah, parkir, kantin dll.

PETUGAS LAYANAN  YANG PALING DISUKAI
-       Ramah                                                        -  Rapi
-       Pandai                                                        -  Cerdas
-       Pengetahuan dan wawasan luas                 -  Suka menolong
-       Kreatif                                                        -  cantik/tampan
-       Responsif                                                   -  Humoris
-       Memahami koleksi (mengusai)                   -  Melayani dengan hati
-       Melayani dengan cepat                              -  Melayani dengan keiklasan
-       Mudah mengenali nama pemustaka           -  Menawarkan buku yang disukai pemustaka
-       Memahami perilaku dan kesukaan pemustaka---- dll

BAGAIMANA SUPAYA PERPUSTAKAAN RAMAI DIKUNJUNGI PEMUSTAKA
Semua bentuk layanan akan dikendalaikan oleh sumber daya manusia yang ditunjang oleh banyak hal, seperti kesejahteraan yang diperolehnya, kebijakan yang menaungi pekerjaannya, lingkungan yang kondusif, passion, profesi yang prestisius atau yang  diminati.  Jika semua hal sudah memenui persyaratannya maka menjadi mudah untuk melakukan apa saja yang menjadi tujuan dan harapan banyak orang. Dalam perpustakaan yang diharapkan adalah peran dan manfaat perpustakaan  yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

Akan muncul kreatifitas secara maksimal jika petugas perpustakaan bekerja dengan menyenangkan, kreatifitas itu yang akan mempengaruhi layanan yang menyenangkan bagi pengunjung/pemustaka. Kreatifitas akan menciptakan banyak hal yang bisa membawa perubahan bagi perpustakaan. Melalui kreatifitas tercipta banyak hal untuk bisa menyenangkan bagi pemustaka. Jadi salah satu untuk meramaikan perpustakaan adalah dengan kreatifitas yang teraktualisasi dengan berbagai kegiatan yang bisa membuat pemustaka senang.

Kreatifitas itu wujudnya bermacam macam, ada yang terlihat hasilnya dengan kasad mata, terlihat apa yang dikerjakan, tapi juga ada yang tiddak terlihat, contohnya adalah gagasan yang bisa saja dilakukan orang lain , atau bermanfaat untuk orang lain. Kreatifitas akan mampu menyelesaikan berbagai persoalan atau memunculkan banyak pekerjaan yang sifatnya bisa fleksible dan menyenangkan bagi pemustaka karena bisa memenuhi kebutuhan pemustaka.

MENGENALI KEBUTUHAN PEMUSTAKA
1.        Kebutuhan akan koleksi
2.        Kebutuhan berbagai macam aktivitas
3.        Kebutuhan akan penelusuran informasi dan pengetahuan
4.        Kebutuhan akan implementasi apa yang di baca
5.        Kebutuhan menuliskan / publikasi diri dan kemampuannya
6.        Kebutuhan berinteraksi kepada sesama pemustaka atau membentuk komunitas
7.        Kebutuhan akan peningkatan kapasitas diri dan mengembangkan untuk bisa mengubah taraf hidup yang lebih baik
8.        Kebutuhan akan peningkatan prestasi dan penyaluran hoby
9.        Kebutuhan akan hiburan yang  mudah, murah dan menyenangkan
10.    Kebutuhan akan interaksi sosial (sosialitas yang diakui)
11.    Dll

Keseluruhan kebutuhan tersebut menjadi peluang bagi perpustakaan untuk memenuhinya dengan berbagai kreatifitas dan layanan yang dilengkapi fasilitas yang memadai. Sehingga petugas perpustakaan dituntut kemampuannya untuk jeli menangkap peluang, untuk mampu memenuhi kebutuhan pemustaka. Jika sudah bisa dilaksanakan dengan baik, maka perpustakaan akan terus ramai dikunjungi masyarakat. Dan akan membawa dampak populer bagi petugasnya. 
 Bibliografi
8.        Standar Nasional Perpustakaan, penerbit Perpustakaan Nasional RI 2011
http://djokoprasety.blogspot.com/2012/07/kualitas-pelayanan-perpustakaan.html