PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Selasa, 03 Januari 2012

Wajah bapak tua dalam ingatanku

Terbayang sososk bapak tua, yang memberisihkan setiap meja tamu yang selesai makan, piring dan gelas dipungut dirapikan dan dimasukkan ke dalam tempatnya. Piring dan gelas kotor dalam bak kemudian diambil oleh anak muda dan dibawa ke tempat cuci piring tentunya.

Bapak tua berjalan pelan, hanya bersih bersih dan membereskan yang kotor sebatas yang bapak tersebut bisa lakukan. Saya mengamati bapak ini sambil berfikir, bapak ini siapa ya, tidak mungkin resto sebesar ini mempekerjakan orang setua ini. Tapi kenapa kerjanya bersih bersih saja, kemudian saya menyadari ketika melihat foto yang terpampang dalam banner resto adalah foto bapak tersebut, ternyata dia pemilik.

Rasanya saya ingin menjadi bapak itu,,,,,, tanpa beban dan bekerja sebatas kemampuannya, karena hasil kerja kerasnya sudah ada penerusnya, hari hari tinggal menikmati dan mengamati saja apa yang terjadi di resto miliknya.

Ketika saya kembali di resto itu beberapa waktu lalu, yang pertama saya cari adalah bapak tua yang suka membersihkan meja, tidak ada lagi, kemudian saya mencari foto dalam Banner, masih terpampang. Saya pandangi kasir itu dengan tajam, dengan maksud apakah memang ada garis wajah yang sama dalam wajah tua milik bapak itu. ya..hampir 60% ada kemiripan, ini anaknya generasi penerus, dimana bapak tua itu, saya tidak bertanya dan tidak menemukan jawabannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar