PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Kamis, 08 Desember 2011

journey of memory

Kembali aku datangi kota ini, menekan segala peraaan, aku sandarkan kepalaku pada kursi taxi yang melaju membawaku ke tujuan. Masuklah segala perasanku pada jiwa yang gundah, entah kenapa belum bisa menghilangkan rasa.

Masuk dalam suatu ruang, say hello dengan beberapa teman sejawat, dan pergi sementara meninggalkan mereka mengisi perut dalam satu resto di dalam hotel. aku masih diam menekan perasaan, ada yang aneh dalam diri dan pikiranku. Selesai sarapan, Aku masuk kembali ke ruang dan mengikuti Seminar. Sebenarnya bukan seminar yang ingin aku ikuti, tapi bersama sang "Begawan" ada banyak hal yang dibicarakan untuk perubahan strategi ke depan bagaimana YPPI bisa menjadi lebih baik.

Selesai acara, aku minta ijin sang Begawan untuk kembali ke kamar, menunaikan ibadah wajib. Begitu aku ambil kunci, aku masih tenang, tapi ketika sang pengantar membawa ku ke kamar, aku ingat betul 6 tahun yang lalu aku masuk kamar yang sama, ketika aku sandarkan tubuhku ditempat tidur, aku tenang menanti pagi, pergi dengan pesawat kecil membawa ke sebuah pulai kecil bak negeri surga, bersamamu.

Aku mengamati kembali kamar yang tidak berubah, aku berkata pada diriku, bahwa hari ini kerjaan harus selesai, bahwa datang ke kota ini adalah untuk bekerja, datang ke kota ini harus membawa perubahan, bukan yang lain seperti dalam gejolak jiwa yang tidak tenang.

Akhirnya aku harus kembali kepada sang Begawan menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawab untuk membawa perubahan. Inilah menara gading yang aku bangun sendiri tanpamu, kembalilah kekasih suciku, teruskan perjuangan ini bersama, aku menantimu bukan di kota ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar