PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Minggu, 25 September 2011

STRATEGI MEMBANGUN MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Talkshow Library Vaganza

Himpunan Mahasiswa Jurusan Perpustakaan

UNDIP, 23 September 2011

Overview

Product apa yang dihasilkan oleh Perpustakaan sekolah ? Jasa informasi atau Jasa Peminjaman buku ?

Dunia informasi yang cepat, murah dan mudah di dapat (dijangkau) membuat perpustakaan memiliki daya saing tinggi terhadap kompetitornya. Namun demikian perpustakaan tidak terkalahkan dengan beberapa keunggulan yang dimiliki.

Apakah keunggulan perpustakaan disadari dan dimanfaatkan sepenuhnya oleh kita semua, sehingga kita benar benar merasa bangga mengelola dan memanfaatkan perpustakaan ?.

Informasi :

6 komponen yang merupakan syarat mutlak untuk membentuk masyarakat informasi:

1. Jasa informasi dijadikan sebagai komoditas ekonomi, sehingga di zaman ini informasi dapat diperjual belikan secara bebas dengan harga bersaing.

2. Lahan garapan bidang jasa informasi merupakan pekerjaan prestisius alias bergengsi

3. Mempertinggi keterkaitan antara teknologi informasi dan institusi lain, sehingga antar lembaga yang terkait terja­di sebuah mekanisme kerja yang saling membutuhkan dan melengkapi .

4. Masyarakat berlomba menambah wawasan ilmiahnya, karena hal ini sudah menjadi ladang komersial yang menggiurkan.

5. Masyarakat makin matang, kritis, dan haus informasi, sehingga saluran-saluran komunikasi pun tumbuh subur.

6. Pada masa kini masya­rakat sudah siap menerima segala bentuk teknologi informasi dan berperan sebagai pelaku dalam memainkan informasi

Dengan menyadari 6 komponen tersebut diatas maka strategi yang kita siapkan untuk memberikan layanan yang terbaik untuk memuaskan pemustaka akan dibahas dibawah ini.

Tujuan dari Talkshow adalah :

a. Meningkatkan menejemen pengolahan perpustakaan sekolah

b. Membantu mewujudkan perpustakaan sekolah yang bisa mendukung pendidikan nasional

c. Meningkatkan sumber daya manusia di perpustakaan sekolah dalam mengelolah perpustakaan sekolah

d. Mewujudkan perpustakaan sekolah yang berkualitas

e. Membantu pemerintah dalam mengembangkan perpustakaan sekolah

Apakah Tujuan talkshow bisa tercapai ketika nara sumber berbicara dalam waktu 2-3 jam ? tentu tidak, kemudian bagaimana selanjutnya. Sebelum mengupas lebih dalam, kita tinjau dulu mengenai Bagaimana strategi membangun perpustakaan sekolah.

Pondasi Dasar Membangun Perpustakaan sekolah (kita lengkapi sesuai kondisi di perpustakaan sekolah masing masing) :

1. Kebijakan / Legal / Komitment :

1. UU no 43 tahun 2007 : Perpustakaan …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2. Peraturan Pemerintah :

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

3. Perda :

…………………………………………………………………………………….

4. Surat Keputusan :

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

5. Standard Operasional Procedure

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Dalam pelaksanaannya UU no 43 dan turunannya belum sepenuhnya bisa diimplementasikan karena segala keterbatasan dan kurang paham akan UU maupun aturan turunannya. Pemerintah selaku pengemban tanggung jawab belum sepenuhnya bisa menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.

Sanksi tegas belum bisa diberlakukan karena PP belum ada. Namun demikian dibutuhkan penyadaran dari setiap individu, kelompok dan institusi sehingga gerakan gerakan peningkatan minat baca dan pencerdasan masyarakat bisa terwujud dan terus dikembangkan.

2. Buku dan fasilitas yang memadai :

1. Jumlah dan judul harus disesuaikan dengan kebutuhan pemustaka. Perpustakaan sebagai tempat yang menjual jasa informasi akan bisa mengemas layanan dengan baik, akan bisa melayani dengan baik, akan bisa melihat kebutuhan dan memenuhinya.

2. Sistem pengadaan : terkait dengan jumlah SDM yang ada, kemampuan berjaringan dengan penerbit atau toko buku, kecukupan dana, aturan yang mengikat dan proses pembelian.

3. Conecting koleksi : apakah penambahan buku harus dilakukan dengan cara membeli atau memanfaatkan jaringan. Apakah sofware dan data koleksi juga terkoneksi dengan perpustakaan lainnya

4. Koleksi selain buku juga dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pemustaka dan target group.

3. Layanan dan loyalitas :

1. Jam buka :………………………………………………………………………

2. Sosialisasi : …………………………………………………………………….

3. Publikasi : ………………………………………………………………………

4. Sistem layanan : ……………………………………………………………….

5. Petugas yang ramah : ………………………………………………………….

4. Jaringan dan aktivitas :

1. Sumber dana : banyak jaringan akan memudahkan untuk mendapatkan sponsor atau dukungan berbagai kegiatan. Kegiatan yang baik dan berhasil akan bisa mendatangkan sumber dana. Berbagai kegiatan akan meningkatkan minat banyak siswa untuk datang ke perpustakaan asalakan kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa.

2. Meningkatkan Jumlah Siswa : manfaat yang dirasakan siswa dari berbagai kegiatan di perpustakaan maka akan menjadi informasi berharga untuk menjaring siswa baru.

3. Peningkatan Prestasi siswa : kegiatan yang dilakukan untuk peningkatan kapasitas siswa dan guru maka prestasi juga akan mudah di

4. Meningkatkan akreditasi : kelengkapan segala fasilitas dan aktivitas maka akan meningkatkan akreditasi sekolah.

5. Ruang/Tempat/Gedung : seberapa penting gedung, ruang dan tempat untuk perpustakaan, tentu bergantung dari kebijakan dan komitment sekolah. Ketika perpustakaan memiliki ruang atau gedung yang layak maka jadikan tempat tersebut menjadi kebanggan sekolah. Jadikan perpustakaan menjadi tempat yang favorite bagi siswa, jadikan perpustakaan menjadi tempat yang nyaman bagi siswa, tapi apabila perpustakaan masing belum dianggap penting maka perpustakaan akan menjadi tempat yang sepi dan tidak pernah diminati.

6. Keilmuwan / Expert : tidak sekedar tahu ilmunya, tapi perlu dilakukan dengan kecintaan akan profesinya. Bekerja dengan hati dan semakin banyak pengalaman maka akan semakin expert dibidang perpustakaan. Tidak mudah dan tidak terlalu banyak yang menekuni profesi pustakawan ”sejati” karena dibandingkan jumlah penduduk maka perlu ada

7. Kekuatan Kelompok : dalam satu sekolah pasti ada kegiatan diluar proses belajar, bisa saja dalam bentuk ektra kurikuler ataupun kelompok pengembangan minat dan bakat, kalau hal ini dilakukan dengan menggunakan rujukan (referensi buku) dari perpustakaan atau selalu dikaitkan dengan perpustakaan maka akan mudah untuk ditingkatkan karena antara teori yang ada dalam buku, tulisan pengalaman kesuksesan seseorang akan bisa menginspirasi dan memotivasi prestasi siswa. Sinergy akan bisa terwujud kalau ada kerjasama yang baik antara pihak perpustakaan dan kelompok kelompok yang sudah terbentuk di sekolah. Kekuatan kelompok ini bisa terus bisa berkembang seiring dengan pengembangan perpustakaan.

Layanan dan Networking

Layanan = kepuasan pelanggan ? ya, kenapa ?

Sebagai pekerja jasa dibidang layanan informasi atau pustakawan (walaupun tdk sama antara layanan informasi dan pustakawan) tapi hal dibawah ini harus dipahami :

Profesional Pelayanan

1. Memahami pekerjaannya

2. Menjalankan pekerjaan sepenuh hati

3. Ramah dan simpatik

4. Tidak merasa cepat puas

5. Mau Belajar terus menerus

Kualitas Layanan :

1. Berorientasi pada harapan pelanggan untuk mencapai kepuasan pelanggan

2. Ketersediaan informasi/data sesuai dengan kebutuhan pelanggan

3. Akurasi dalam penyampaian informasi

4. Kecepatan memperoleh informasi

5. Kemudahan memperoleh informasi

Komunikasi dengan Pelanggan :

1. Adanya pengertian atau kesamaan persepsi

2. Menimbulkan kesenangan Untuk mempengaruhi

3. Menumbuhkan hubungan sosial yang baik

4. Adanya tindak lanjut dari hasil proses komunikasi

Networking :

1. Networking dengan pengguna dan bila perlu seluruh keluarganya

2. Networking dengan stakeholder

3. Networking dengan pihak pihak yang bisa dipengaruhi untuk melakukan hal yang sama

Mari kita buktikan bahwa tujuan talkshow ini bisa terwujud :

1 komentar:

  1. Terimakasih untuk artikelnya, sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya. Minta doanya semoga perpustakaan yang saya rintis dan insyaalloh diresmikan tahun ini dapat sukses memberi manfaat bagi seluruh masyarakat luas terutama bagi orang tua, segmen kami adalah anak-anak SMP ke bawah (anak SD). Sebelum membaca artikel ini dalam perpustakaan kami ada yang namanya klinik IT semacam talkshow tetapi kami lebih menyebarkan ilmu dibidang teknologi. Ilmu saya tentang perpustakaan sangat minim, saya akan memulainya dari kecil. Target kami setelah diresmikan akan dapat memberi daya tarik untuk anak-anak khususnya agar dapat memperluas wawasan mereka tidak hanya disekolah tetapi di luar sekolah seperti perpustakaan. Terimakasih admin, semoga suatu saat jika ada kesempatan dapat bertemu langsung dengan admin.

    BalasHapus