PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Jumat, 02 Oktober 2009

penjaja majalah stasiun tugu

wah...jangan jangan salah ucap....
kata syukur muntah dari mulut lugunya
"aku habis kehilangan satu kardus majalah baru"

telingaku semakin terpasang dengan peka
cerita demi cerita meluncur dengan binar matanya

derita itupun dirasanya dengan rela
kaki pincangnya membawa dia
memutar balikkan duka dan bahagia
menyusuri stasiun tugu

kemudian menghilang....
bayangan wajahnya bersamaku menyusuri rel kereta
kerelaannya menghujam ulu hatiku
mensyukri yang hilang ?

malaikatkah dia?
pak Dul, aku mencarimu esok
mendapatkan satu mutiara hatimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar