PADAMU NEGERI UNTUK LITERASI KAMI MENGABDI

Sabtu, 27 Juni 2009

Bali dan Kembali

Perjalanan kali ini membawa sejuta rasa yang tidak enak, selain kondisi kantor yang sedang prihatin juga karena faktor hari kerja. Tapi demi keluarga maka berangkat juga.

Negeri dewata sebenarnya bukan hal yang pertama bagiku, entah sudah kesekian kali tapi entah kenapa aku hanya tertarik pada satu atau dua tempat saja. Ada kegalauan hati, apalagi begitu aku masuk suatu wilayah yang amat sangat tidak menentramkan jiwa dan ragaku. ya sudahlah hitung hitung sesekali masuk wilayah asing yang sangat asing bagiku, budaya sudah beralih rupa, kebebasan sudah menjadi tradisi, ikut cuek hanya ingin menikmati alamnya saja, tapi aku tidak betah lama di tempat yang seperti ini, buru buru kabur ke tempat dimaa ekspresi seni terwujud lewat penciptaan maha karya manusia, spektakuler...aku tetap mengagumi tempat ini. Tuhan memberikan alam untuk dinikmati melalui karya, rasa, dan syukur.

Tari kecak membuatku sedikit terhibur, melupakan kepenatan. Sebelum kembali ke penginapan mampir dulu ke tempat belanja...ya...begini doang di negeri Sultan mah banyak dan jauh lebih murah, akhirnya kami hanya beli kacang dan beberapa souvenir murah saja untuk sekedar oleh oleh.

Kondisi kurang fit memaksa ku untuk segera istirahat, bising kondisi hotelnya karena memang dunia malam adalah milik semua orang yang berada di dalamnya. Pagi hari sebelum sampai ke tempat pulang kami sempatkan mampir melihat daftar korban sekian tahun yang lalu di sini. Sambil berpose bentar,

kami melanjutkan perjalanan menuju Negeri surga, aku harus kembali, dimana aku selalu beraktivitas dengan banyak orang semoga hidupku hari ini dan esok bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar